realme Bakal Boyong realme 5s ke Indonesia

realme Bakal Boyong realme 5s ke Indonesia

realme Bakal Boyong realme 5s ke Indonesia

Beberapa waktu lalu realme telah mengonfirmasi akan memperkenalkan realme X2 Pro ke hadapan konsumen Indonesia. Ya! Yang cukup mengejutkan, realme X2 Pro rupanya tidak datang sendirian. realme juga akan memboyong realme 5s, yang punya dukungan empat kamera belakang 48 MP.

Seperti yang sudah kita tahu bersama, realme X2 Pro akan meluncur pada

tanggal 27 November 2019. Datang bersama dengan realme X2 Pro, realme 5s akan dijual dengan harga yang sama seperti realme 5. Tentu saja, ini sebuah kejutan yang tak kalah menarik bagi para penggemar gadget di Tanah Air.

“Kami telah membawa realme 5 ke pasar Indonesia. Smartphone ini pun

mendapat sambutan postif dari konsumen gadget di Tanah Air. Ya! realme 5 merupakan produk pertama di segmen dengan fitur empat kamera yang dibanderol di bawah Rp2 juta,” ungkap Palson Yi, Senior Brand Manager realme Indonesia. Lebih lanjut, Palson Yi menegaskan bahwa untuk melengkapi jajaran smartphone yang dijual dengan harga terjangkau, kini realme membawa realme 5s ke Indoensia. Salah satu daya tarik yang ditawarkan oleh realme adalah dukungan kamera belakang dengan resolusi 48 MP.

Diklaim, sistem 48 MP quad camera terbaru dari realme 5s dapat mengambil

foto dengan resolusi hingga 8.000 x 6.000 piksel sehingga menghasilkan gambar yang jelas dan dengan detail halus bahkan setelah diperbesar atau di-crop. Selain itu, kamera 48 MP realme 5s juga sudah mengadopsi teknologi Tetracell. Tidak sampai disitu, smartphone ini juga mendukung fungsi pemotretan inovatif lainnya, termasuk Super Nightscape 2.0 dan Chroma Boost. Fitur-fitur ini, dikombinasikan dengan teknologi AI dan algoritma pemrosesan realme yang disetel dengan baik, memungkinkan realme 5s menjadi perangkat yang memenuhi standar mobile photography. Secara estetika, realme 5s menampilkan pola warna holografis klasik dengan desain diamond-cut, dan hadir dalam warna baru yang cerah, yakni Crystal Red. Sementara dari segi kinerja, smartphone ini telah ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 665 AIE 11nm dipadukan RAM 4 GB, ROM 128 GB dan baterai 5.000 mAh. “Dengan desain yang muda dan stylish, kombinasi quad camera dengan definisi tinggi setingkat flagship, serta daya tahan baterai yang kuat, realme 5s diharapkan mampu memberikan penggunanya pengalaman terbaik atau bahkan lebih unggul dari apa yang ditawarkan kompetitornya, pungkas Palson Yi.

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

Mulai Januari 2020 realme akan Bagikan ColorOS 7 Berbasis Android 10

Mulai Januari 2020 realme akan Bagikan ColorOS 7 Berbasis Android 10

Software sangat penting pada smartphone karena dapat memberikan pengalaman maksimal saat menggunakan hardware perangkatnya untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Setelah menghadirkan serangkaian smarphone di setiap segmen, realme mengumumkan jadwal pembaruan ColorOS 7 berdasarkan Android 10. Ya! Hal ini sengaja dilakukan oleh realme untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada penggunanya. realme akan memberikan beberapa penyesuaian khusus di ColorOS 7 untuk membawa peningkatan dalam keamanan, stabilitas software dan sektor pengalaman pengguna yang seamless. Seperi diinformasikan dari rilis yang dikirim oleh relame kepada DroidLime, user interface baru dari realme ini mengimplementasikan konsep desain visual terkini yang diharapkan dapat mengopimalisasi tampilan dan menawarkan pengguna sistem warna yang lebih nyaman.

Pembaruan ini juga akan memberikan pengguna grafis game yang lebih

halus, manajemen RAM yang lebih baik serta pengalaman video dan vlog yang mulus dengan lebih banyak opsi penyesuaian. Ikon di ColorOS 7 sepenuhnya dapat disesuaikan dan memungkinkan pengguna mengubah bentuk serta ukuran ikon juga font di layar Home. “Kami baru-baru ini berfokus pada pengembangan antarmuka kustom kami sendiri yang didasarkan pada ColorOS 7. Anarmuka baru ini akan menghadirkan beberapa fitur terbaik dari Android 10 dan akan lebih dekat dengan pengalaman Android murni,” jelas Palson Yi – Senior Brand Manager realme Indonesia.

Lebih jauh, Palson Yi juga menegaskan bahwa antarmuka khusus realme ini

akan digulirkan untuk seluruh model smartphone realme. Ya! Semuanya akan dilakukan secara berahap, dimulai dari bulan Januari 2020 dan seterusnya, hingga semua smarphone realme akan mendapatkan pembaruan tersebut.

ColorOS 7 menghadirkan beberapa optimasi di latarbelakang untuk

meningkatkan kinerja sistem. Dengan ColorOS 7, perangkat akan mendapatkan kemampuan optimalisasi RAM yang lebih baik dan mengurangi waktu memulai aplikasi hingga 40%, dengan efisiensi sumber daya sistem hingga 30%.  

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

 

Perdana, Kemenag Gelar Olimpiade Sains dan Karya Inovasi PTKI 2019

Perdana, Kemenag Gelar Olimpiade Sains dan Karya Inovasi PTKI 2019

Perdana, Kemenag Gelar Olimpiade Sains dan Karya Inovasi PTKI 2019

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk kali pertama menyelenggarakan Olimpiade Sains dan Karya Inovasi (OSKI) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam 2019.

Even ini dimaksudkan sebagai wahana mahasiswa dan dosen PTKI dalam mengaktualisasikan temuannya di bidang sains dan karya inovasi. OSKI juga sekaligus menjadi ruang pembuktian bahwa PTKI tidak hanya memiliki kehandalan di bidang keislaman an sich, tetapi juga sains dan karya inovasi.

Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa (29/10). Menurutnya, kehadiran OSKI juga menjadi salah satu jawaban atas pertanyaan mengapa PTKI menghadirkan program-program studi sains atau prodi umum.

Baca Juga

Paparkan Temuan Rekening Kasino Kepala Daerah, PPATK: Pola Baru Pencucian Uang
DPR Sebut Fungsi Pengawasan OJK Belum Maksimal
Bankir Mulai Soroti Ancaman Virus Corona Terhadap Ekonomi Nasional
DPR: Belum Ada Bentuk Kawasan Industri yang Ideal
Penerbangan Indonesia-Cina di Bandara Soekarno-Hatta Hari Ini Mulai Ditutup

“Di antaranya adalah memberikan afirmasi secara akademik tentang integrasi keilmuan dan inovasi-inovasi yang dilahirkan oleh perguruan tinggi keagamaan Islam,” jelasnya.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Arskal Salim,

menegaskan OSKI adalah ajang kompetisi sekaligus apreasiasi Kementerian Agama terhadap karya inovasi dosen dan mahasiswa dan temuan-temuan sains dan teknologi dari dosen dan mahasiswa PTKI. Kelahiran OSKI, dilatarbelakangi tuntutan integrasi keilmuan yang menjadi core business PTKI.

Kepala Subidt Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Diktis, Suwendi,

menilai PTKI sudah saatnya tidak hanya handal pada aspek keagamaan, tetapi juga bidang sains dan inovasi pengetahuan harus diperkuat. “OSKI diharapkan akan melahirkan penemu-penemu bidang sains dan inovasi dari kalangan mahasiswa dan dosen PTKI untuk menjawab tantangan kekinian dan kedisinian,” sambung Suwendi.

OSKI akan diselenggarakan pada 14-16 November 2019 di Makassar, Sulawesi

Selatan. Beberapa bidang yang dilombakan dalam kategori sains adalah Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Sementara kategori karya inovasi meliputi temuan-temuan terkait ilmu pengetahuan baik karya dosen maupun mahasiswa PTKI.

 

Baca Juga :

Jusuf Kalla: Tingkat Kecerdasan Orang Indonesia Sama dengan Jepang

Jusuf Kalla: Tingkat Kecerdasan Orang Indonesia Sama dengan Jepang

Jusuf Kalla Tingkat Kecerdasan Orang Indonesia Sama dengan Jepang

Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 Jusuf Kalla mengatakan tingkat kecerdasan otak orang Indonesia sama dengan orang Jepang. Hal itu diungkapkan saat orasi ilmiah dalam penganugerahan gelar Doktor Kehormataan (Honoris Causa), Bidang Penjamin Mutu Pendidikan Program Studi Ilmu Pendidikan di auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis, 5 Desember 2019. “Tingkat kecerdasan otak kita sama dengan Jepang, namun yang membedakan hanya belajar baik dan tidak baik. Di Jepang, proses pembelajaran dilakukan dengan sistem pendidikan dan struktur dengan baik. Di negara kita, pelaksanaan pendidikan terkadang menggunakan standar ganda yang dilakukan di berbagai daerah sehingga ini mengorbankan masa depan,” katanya. BACA JUGA: UNP Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Jusuf Kalla Baca Juga Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona, Hasilnya dalam Hitungan Jam BKN: Lulus “Passing Grade” SKD, Pelamar CPNS Belum Tentu Lolos Melaju ke SKB Mahasiswa Asal Sumbar yang Kuliah di China Sampai di Padang Satu Sekolah di Pessel Terendam Banjir, Ratusan Pelajar Terpaksa Diliburkan Empat Mahasiswa Minang di “Pusat Penyebaran Virus Corona” Wuhan

Ia mengatakan standar ganda yang ditetapkan kebanyakan ditemukan di

daerah yang masih minim sarana dan prasarana pendikan, baik fisik maupun nonfisik. “Di beberapa daerah yang masih dinyatakan minim dengan hal ini menerapkan standar ganda sehingga anak-anak tidak bisa masuk ke perguruan tinggi negeri favorit dari daerah. Sehingga kebanyakan kita lihat anak-anak yang bisa masuk ITB dan UI adalah anak-anak yang belajar di daeah perkotaan dengan sarana dan prasarana yang baik,” jelasnya.

Menurutnya standar dan teori apapun yang dipakai dalam pendidikan,

kuncinya tetap harus belajar. “Perubahan kurikulum sekalipun yang kita lakukan juga harus dibarengi dengan belajar yang baik. Adapun sisi pendidikannya jangan harap anak pintar tanpa belajar,” tuturnya.

“Dalam beberapa hal pelaksanaan UN selama 20 tahun terakhir, semua pihak

terlibat dalam pelaksanaannnya, termasuk bupati/walikota yang meminta guru untuk melakukan berbagi metode belajar agar anak lulus 100 persen. Namun instruksi itu tetap harus dibarengi dengan belajar yang baik oleh siswa. Jika ingin lulus belajar. UN harus memberikan kebanggaan dan rasa malu bagi siswa yakni bangga lulus dan malu tak lukus,” paparnya  

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/

Mau Tahu Perkembangan Kondisi WNI di Tiongkok, Pelajar Minang di Wuhan Bagi Informasi Pihak yang Bisa Dihubungi

Mau Tahu Perkembangan Kondisi WNI di Tiongkok, Pelajar Minang di Wuhan Bagi Informasi Pihak yang Bisa Dihubungi

Mau Tahu Perkembangan Kondisi WNI di Tiongkok, Pelajar Minang di Wuhan Bagi Informasi Pihak yang Bisa Dihubungi

Virus Corona yang telah memakan puluhan korban jiwa dan menyebabkan

ribuan kasus di Wuhan, Tiongkok, membuat beberapa negara cukup waspada. Salah satunya Indonesia yang tercatat memiliki seratusan WNI, khususnya pelajar yang tengah menimba ilmu di negeri Tirai Bambu tersebut. Hasil wawancara Klikpositif.com dengan pelajar asal Sumatera Barat di Wuhan, ada sekitar 93 pelajar Indonesia dan 5 WNI yang tercatat berada di Wuhan. Namun dikatakannya sebenarnya jumlahnya ada ratusan, tapi telah pulang ke Indonesia sebelum wabah virus Corona ini terjadi. Salah seorang Mahasiswa S2 Applied Psychology di China University of Geosciences, Wuhan mengatakan dirinya saat ini merupakan Koordinator 5 Universitas yang ada di Wuhan. Menurutnya, untuk informasi lebih lanjut terkait adanya saudaranya yang ada di Wuhan khususnya di 5 universitas tersebut dapat langsung menghubunginya. Baca Juga

Ahli: Diet Tinggi Karbohidrat Dorong Gangguan Tidur

Gubernur Sumbar: Lewat Tangan-tangan Bidan Kehidupan Baru Itu Muncul Corona Berdampak Pada Turunnya Harga Emas Dunia Kopi Minang Belum Bisa Penuhi Permintaan Pasar Internasional Paparkan Temuan Rekening Kasino Kepala Daerah, PPATK: Pola Baru Pencucian Uang

“Kalau ada punya saudara atau kerabat di Kota Wuhan khususnya di 5

univeritas seperti China University of Geoscience, Ongnan University Economic & Law, Huangzhou Agriculture University, Hubei University, dan Jianghan University dapat menghubungi saya di akun WeChat cikal3701 atau nomor WA 08127651399,” katanya.

Kemudian untuk universitas lain dapat menghubungi nomor kontak di

bawah ini: – Aris, China Centra Normal University, WeChat marisichwanto dan WA 085234674577. – Fahmi, Wuhan University, WeChat imfahtida dan WA 0895378895343 – Rian, Wuhan University of Technology, WeChat alfiriantamara dan WA 081383853510 – Aas, Huazhong University Science & Tech, WeChat khoirulumamh dan WA 081230241989 Selain itu, untuk daerah di luar Kota Wuhan, dapat langsung menghubungi nomor kontak di bawah ini:  

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/

Cara Siswa Mts Attaqwa 03 Babelan Rayakan Kelulusan

Cara Siswa Mts Attaqwa 03 Babelan Rayakan Kelulusan

Cara Siswa Mts Attaqwa 03 Babelan Rayakan Kelulusan

Ratusan siswa Mts Attaqwa 03 Babelan, secara spontan langsung mengunjungi masjid yang berada di halaman sekolah, ketika menerima pengumuman hasil ujian nasional (UN), senin kemarin.

Setelah dinyatakan lulus 100 persen, siswa langsung melakukan sujud syukur

di dalam masjid. Aksi ini sebagai bentuk rasa syukur, karena perjuangan mereka selama 3 tahun di bangku sekolah membuahkan hasil memuaskan.

Tidak cukup sampai disana, mereka juga langsung melakukan aksi berbagi takjil kepada pengguna Jalan Raya Babelan Kota. Mereka mengaku, aksi berbagi takjil sebagai ungkapan kegembiraan atas kelulusan. Mereka memilih bersedekah, memberi 1.300 bungkus takjil kepada masyarakat.

“Ini sebagai ucapan terima kasih setelah dinyatakan lulus sekolah. Saya senang bisa bersedekah dan kita harap aksi positif ink biss ditiru pelajar lain,” kata seorang pelajar Putri Rasilia.

Pelajar lain, Ariyanta Bintang, juga mengaku bahagia setelah lulus. Ia juga

bahagia dapat berbagi.

Sementara itu Kepala Mts Attaqwa 03 Babelan Irfan Sidik, berkata, tahun ini ada 228 siswa-siswi yang mengikuti Ujian Nasional dan lulus.

“Tadi sujud syukur dan bagi-bagi takjil yang dilakukan anak-anak kita sebagai rasa syukur. Langkah ini juga untuk meminimalisasi aksi negatif di kalangan pelajar,” jelasnya.

Aksi negatif yang ia maksud adalah konvoi pelajar merayakan kelulusan

yang dapat dibilang berbahaya, sementara berbagi takjil lebih positif dan dapat membangun mental yang baik bagi pelajar.

 

Baca Juga :

2018, Nilai UN SMP Turun

2018, Nilai UN SMP Turun

2018, Nilai UN SMP Turun

 Nilai  rata-rata Ujian Nasional (UN) tingkat SMP Kota Bekasi tahun 2018 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini diakui oleh kepala  Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Ali Fauzie.Menurutnya, faktor utama penurunan itu tidak lain karena ujian saat ini telah berbasis komputer.Tahun ini hasil Ujian Nasional tingkat SMP hanya mencapai angka 61,34.

“Namun meskipun begitu penurunan nilai ini bukan hanya terjadi di tingkat Kota, tapi juga di tingkat pusat. Karena memang anak-anak butuh waktu lebih beradaptasi dengan sistem ujian berbasis komputer,” ucapnya.

“Meski demikian, kami tetap mensyukuri hasil yang telah ditorehkan para

peserta didik. Sebagai bahan evaluasi ke depan, Disdik akan mendorong tiap-tiap sekolah agar mulai menggunakan komputer dalam pelaksanaan ulangan semester,” tutupnya.

Sementara itu,  Salah satu siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) satu kota Bekasi berhasil menjadi yang terbaik setelah meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi dari 31.706 siswa Kota  Bekasi yang mengikuti UNBK maupun UNKP beberapa waktu yang lalu.

Kepala sekolah SMPN 1 Kota Bekasi, Euis Siti Halimah mengatakan,  siswanya memang pantas mendapatkan pretasi  tersebut. Pasalnya selain pintar siswanya yang bernama Rangga Wahyu Ramdhanu tersebut terkenal baik dan aktif.

“Semoga SMPN 1 tetep terus mencetak anak-anak berprestasi, dan

menjadikan SMPN 1 menjadi sekolah terfavorite, serta lulusan kami semoga menjadi yang berprestasi ditingkat pendidikan selanjutnya “ ujar Euis.

Nilai rata-ata Ujian Nasional yang diperoleh oleh Rangga Wahyu Ramdhanu sebesai 381,5 lebih besar 0,5 jika dibandingkan dengan Muhammad Dary Abdul Malik yang berasal dari SMPN 2 Kota Bekasi dengan nilai rata-rata 381.

Sementara itu berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Kota

Bekasi, 10 besar peraih nilai ujian nasional di Kota Bekasi berasal dari beberapa sekolah yakni SMPN 1 di posisi satu dan lima peraih nilai UN terbaik, SMPN 2 Kota Bekasi, SMPK penabur Harapan Indah di posisi tiga, delapan dan sepuluh peraih nilai un terbaik, SMP Islam Al-Azhar 8 di posisi empat dan enam, SMP Global Prestasi, dan SMPK Penabur Summarecon.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/

Bekali Siswa Menghargai Perbedaan

Bekali Siswa Menghargai Perbedaan

Bekali Siswa Menghargai Perbedaan

 Selama Ramadan, sejumlah sekolah memperkuat pendidikan keagamaan atau kerohanian, tidak terkecuali dengan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 9 Kota Bekasi. Sekolah yang berada di kecamatan Jatiasih ini mengadakan pesantren kilat. Yang membedakan dengan sekolah pada umumnya, di sekolah ini seluruh siswa termasuk non musim mendapatkan pendidikan kerohanian. Tujuannya, untuk menciptakan siswa berkepribadian dan memiliki ahlak yang baik. Wakil Kepala Sekolah bidang Humas dan Sarana Prasarana SMPN 9 Kota Bekasi, Suwardi mengaku, setiap siswa dengan berbagai agama akan mendapatkan pendidikan rohani,”Kalau yang non muslim tetap mendapatkan pendidikan rohani,”katanya.

Dia mengaku  lebih senang menyebut kegiatan rutin pada bulan Ramadhan

ini sebagai kegiatan pembinaan kegiatan kerohanian. Pasalnya jika disebut pesantren kilat,  tidak hanya siswa yang beragama islam saja yang mendapatkan pembinaan rohani. Dalam kegiatan yang dilakukan selama empat hari secara berkala tersebut, siswa diberikan materi meliputi sejarah islam, Tauhid, Akhlak dan tadarus Qur’an.  Kegiatan yang dilaksanakan sejak senin lalu ini, menekankan siswa untuk saling menghormati satu sama lain meskipun beda agama.

“ Kegiatannya berkala jadi dua hari kelas tujuh, dua hari kelas delapan. Besok

hari terakhir sampai buka bersama. Satu hari mereka diberi tiga materi, untuk yang perempuan kita tempatkan di aula sekolah, sedangkan untuk siswa laki-laki kita tempatka di masjid sekolah “ ujarnya kepada radar Bekasi . Dia menegaskan,  siswa SMPN 9 Kota Bekasi mayoritas beragama muslim dimana dari 100 persen siswanya, Sembilan puluh persen diantaranya beragama muslim.

“ Total siswa yang ikut kelas tujuh 379 siswa, sedangkan kelas delapan 396

siswa. Siswa kita 10 persen non muslim, 1 orang hindu dan 1 orang budha. Untuk yang muslim saat ini menggunakan seragam muslim sekolah, untuk siswa non muslim menggunakan seragam biasa pada hari ini, “ ujarnya.

Sumber :

https://ruangseni.com/

 

Sejarah Kerajaan Aceh

aceh

Kerajaan Aceh yang juga dikenal sebagai Kesultanan Aceh atau secara resmi Kerajaan Aceh Darussalam dimulai pada tahun 1496 dan bertahan hingga tahun 1903 sebelum akhirnya kalah oleh Belanda dalam perang Aceh pada tahun tersebut. Kerajaan Aceh bertempat di yang sekarang menjadi provinsi Aceh, dan merupakan kekuatan besar di daerah itu pada abad 16 dan 17. Tempat yang dipilih sebagai ibukota adalah Kutaraja yang sekarang menjadi Banda Aceh.

aceh

Perjalanan Kerajaan Aceh

Meski tidak ada kejelasan tentang awal berdirinya kerajaan ini, ada satu versi yang menyebutkan bahwa Kesultanan Aceh didirikan oleh orang-orang Cham yang pada masa sekarang tersebar di Kamboja, Thailand, dan Vietnam. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa bahasa Aceh merupakan satu dari 10 bahasa yang tergabung dalam kelompok bahasa Aceh-Chamic. Menurut sejarah Melayu, raja Champa yang bernama Syah Pau Kubah saat itu memiliki anak yang kabur ketika Vijaya dihabisi oleh dinasti Le dari Vietnam di tahun 1471. Syah Pau Kubah inilah yang dipercaya membentuk kerajaan Aceh nantinya.

Kerajaan Aceh berubah menjadi kesultanan, meski begitu, memiliki sejarah yang jelas. Pada pertengahan abad ke-15, pemimpin Aceh beralih menganut agama Islam, dan kemudian Kesultanan dibentuk oleh Ali Mughayat Syah yang memulai perluasan daerah kekuasan di Sumatera Utara pada tahun 1520. Penguasaan area ini termasuk di dalamnya Deli, Pasai, dan Pedir, dimana ia juga menyerang Aru. Ketika anak dari Ali Mughayat, Alauddin al-Kahar mengambil alih kekuasan pada tahun 1571, perluasan kekuasaan lagi-lagi dilakukan lebih jauh ke bagian selatan Sumatera meskipun kurang begitu berhasil. Penyerangan lainnya juga ia lakukan ke area Johor dan Malaka dengan bantuan dari Kerajaan Ottoman yang mengirimkan 15 Xebec (sebuah kapal layar dengan bowsprit yang panjang, biasa digunakan untuk berdagang) dipimpin oleh Kurtoglu Hizir Reis.

Adanya perpecahan di dalam Kesultanan mencegah lahirnya Sultan baru hingga pada saat Iskandar Muda naik di tahun 1607. Saat itu, bisa dibilang Kesultanan Aceh mencapai titik puncaknya dimana daerah kerajaan terus diperluas hingga hampir seluruh Sumatera. Sultan Iskandar Muda juga mampu mengambil alih Pahang, sebuah daerah yang memproduksi timah di Semenanjung Malaya. Pada masa pemerintahan ini juga Kesultanan Aceh menjadi musuh kuat bagi Johor dan Malaka yang saat itu ada di bawah kendali Portugis. Ketakutan Johor dan Portugis ini mendorong mereka untuk bekerjasama dan menghancurkan seluruh kapal dan 19.000 prajurit Aceh saat mereka berencana mengambil alih Malaka di tahun 1629.

Kekalahan Aceh di tahun 1629 membuat kemampuan perang Kesultanan tersebut berkurang jauh, meski begitu kerajaan Aceh tidak berhenti sampai disitu karena Iskandar Thani yang saat itu adalah menantu dari Sultan Iskandar Muda dan pangerang Pahang mengambil alih kekuasaannya. Di masa pemerintahan Sultan Iskandar Thani, kesultanan Aceh mengambil pendekatan berbeda dan lebih terfokus untuk menyelesaikan konflik internal dan persatuan keagamaan.

Setelah kekuasaan Sultan Iskandar Thani berakhir, Aceh mulai dipimpin oleh beberapa Sultan, yaitu Sultan perempuan. Polis Aceh terdahulu yang mengambil tawanan dari daerah yang dikuasi membuat daerah-daerah tersebut menginginkan kemerdekaan. Gerakan permintaan kemerdekaan ini secara besar-besaran melukai kekuatan kontrol Aceh dan memberi penguasa-penguasa daerah kekuatan yang lebih besar, membuat Sultan hanya menjadi simbol. Pada tahun 1680-an, seorang tamu dari Persia menggambarkan daerah Sumatera Utara sebagai daerah dimana setiap sudut memiliki raja kecil atau gubernur yang memiliki aturan sendiri dan tidak membayar upeti kepada otoritas yang lebih tinggi darinya.

Pendudukan Belanda
Pada tahun 1820 saat Aceh memproduksi setengah dari supply merica dunia, Tuanku Ibrahim berhasil mengembalikan sedikit integritas Kesultanan dengan cara mengambil alih penguasa merica dengan cara membuat mereka melawan satu sama lain. Tuanku Ibrahim akhirnya melanjutkan estafet kerajaan Aceh menggantikan kakaknya Muhammad Syah dan mendominasi kekuasan penerusnya, yaitu Sulaiman Syah. Pada masa pemerintahannya, Tuanku Ibrahim berubah namanya menjadi Sultan Ali Alauddin Mansur Syah dan melebarkan kekuasaannya tepat saat Belanda sedang melakukan konsolidasi kekuasaan mereka ke arah utara.

Kekuasaan Aceh pada masa-masa ini diperkuat dengan bantuan Inggris yang berusaha menjauhkan Aceh dari genggaman Belanda. Cara yang digunakan adalah mere-evaluasi polis mereka dan membuat perjanjian Anglo-Dutch yang memperbolehkan Belanda mengontrol Sumatera dengan imbalan Gold Coast dan hak berjual beli di Aceh Utara. Perjanjian ini diakhiri dengan deklarasi perang terhadap Aceh, dan akhirnya disusul oleh Perang Aceh pada 1873. Saat bersiap-siap untuk perang, Mahmud Syah meminta bantuan internasional, tapi tak ada yang mau ataupun bisa membantu.

Pada 26 Maret 1873, Johan Harmen Rudolf Kohler membombardir Banda Aceh dan berhasil menduduki hampir seluruh daerah pantai pada bulan April. Pada saat ini lah Sultan meminta bantuan militer dari Italia dan Inggris yang berada di Singapura dan berhasil meningkatkan angka prajurit mereka. Karena meremehkan kemampuan perang masyarakat Aceh, tentara Belanda mengalami kekalahan dan Kohler terbunuh bersama 80 orang prajurit. Perang kembali terjadi pada November 1873 dengan 13.000 pasukan Belanda yang dipimpin oleh Jan van Swieten melakukan ekspedisi militer lagi ke Aceh. Invasi kali ini terjadi bersamaan dengan serangan kolera yang menewaskan ribuan jiwa di kedua belah pihak. Pada Januari 1874, kondisi Sultan Mahmud Syah menjadi semakin buruk dan pengikutnya mulai meninggalkan Banda Aceh untuk menuju area yang lebih aman. Ketika tewas, Kesultanan mengangkat Tuanku Muhammad Daud menjadi penerusnya. Sayangnya, pada masa ini sudah banyak penguasa daerah yang menyerah pada kekuatan Belanda meskipun masih terus memberi biaya pada Kesultanan. Kekalahan Kesultanan Aceh juga menutup sejarah kerajaan Aceh yang tak lagi memiliki penerus meskipun perang terus terjadi.

Demikian penjelasan singkat mengenai Sejarah Kerajaan Aceh, semoga dapat membantu anda yang memang sedang mencari artikel tersebut atau memang ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia. Baca juga artikel mengenai Sejarah Kerajaan Pajajaran – Asal Muasal Kerajaan Sunda Pakuan. Akhir kata terima kasih telah mengunjungi Kumpulan Sejarah.

 

Baca Juga :

 

 

Inilah Sejarah Awal Munculnya Android yang Menuai Sukses

sejarah android

Inilah Sejarah Awal Munculnya Android yang Menuai Sukses Android merupakan sebuah sistem operasi dengan kernel Linux sebagai basisnya dan saat ini sedang dikembangkan oleh Google. Android yang memiliki antarmuka pengguna yang fokus kepada direct manipulation ini diciptakan untuk perangkat mobile yang memfasilitasi layar sentuh seperti ponsel pintar, komputer tablet, televisi dengan antarmuka pengguna khusus seperti Android TV, mobil (Android Auto), dan kini jam tangan (Android Wear). Sejarah Android dimulai dengan berdirinya Android, Inc. di Palo Alto pada tahun 2003 dan terus berlanjut bahkan ketika dibeli oleh Google pada tahun 2005.

sejarah android

Sejarah Terciptanya Android
Sejarah Android dimulai pada bulan Oktober 2003, dimana Andy Rubin, Chris White, Nick Sears, dan Rich Miner, bekerjasama untuk membuat sesuatu yang oleh Rubin disebut “sebuah perangkat mobile yang lebih pintar hingga bisa tahu lokasinya dan kegemaran pemakainya”. Untuk awalnya, sistem operasi ini akan digunakan sebagai sistem operasi dari kamera digital yang canggih. Ide tersebut batal ketika mereka menyadari bahwa pasar kamera digital tidak begitu besar, dan mereka mengubah haluan dengan membuat sebuah sistem operasi ponsel pintar untuk mengalahkan Symbian dan Windows Mobile yang saat itu merajai pasar. Di tahun itu juga Rubin kehabisan uang, dan Steve Perlman memberikannya uang tunai $10.000 yang disimpan dalam sebuah amplop.

 

Pada tanggal 17 Agustus 2005, Google melakukan akuisisi terhadap Android Inc. dan tetap mempekerjakan orang-orang penting seperti Rubin, Miner, dan White. Pada saat akuisisi dilakukan, meskipun banyak orang yang tidak mengetahui tentang Android inc., orang-orang menganggap gerakan yang dilakukan Google menandakan bahwa mereka akan memasuki pasar ponsel pintar. Di Google, tim development yang dipimpin oleh Rubin berhasil menciptakan sebuah perangkat mobile yang menggunakan kernel Linux. Platform ini kemudian dipasarkan oleh Google kepada pembuat-pembuat handset dan penyedia layanan telekomunikasi, menjanjikan sebuah sistem yang mampu diupgrade dan fleksibel.

Sejarah Android memasuki babak baru dengan selesainya sebuah purwarupa dengan nama “Sooner” yang sangat mirip dengan ponsel Blackberry. Purwarupa tersebut tidak memiliki layar sentuh, dan hanya ada papan ketik QWERTY tapi kemudian disesuaikan untuk bisa menyokong layar sentuh, demi berkompetesi melawan LG Prada di tahun 2006 dan iPhone milik Apple di tahun 2007. Pada September 2007, InformationWeek mengabarkan tentang adanya hak paten yang didaftarkan oleh Google di bidang telepon Mobile.

Pada tahun 2007 tepatnya pada 5 November, diadakan sebuah konsorsium yang mengundang beberapa perusahaan teknologi termasuk Google dan pembuat perangkat mobile seperti HTC, Sony dan Samsung, hingga penyedia layanan telekomunikasi seperti T-Mobile dan Sprint Nextel, dan tidak ketinggalan pembuat chipset seperti Qualcomm dan Texas Instrument. Pada konsorsium itu, mereka memberi tahu bahwa mereka akan membuat sebuah standar terbuka untuk perangkat mobile, dan Android dipilih sebagai produk pertama mereka. Ponsel komersial pertama yang memiliki Android sebagai sistem operasinya adalah HTC Dream yang dirilis setahun berikutnya, pada 22 Oktober.

Sejarah Versi-Versi Android
Versi pertama yang menjadi awal sejarah Android diberi nama Alpha, dan bukan merupakan rilis komersil. Pada masa versi Alpha inilah maskot android pertama kali dibuat dan akhirnya digunakan. Versi Alpha kemudian berevolusi menjadi versi Beta yang dirilis pada 5 November 2007. Tanggal ini dianggap sebagai tanggal lahir Android, karena pada masa ini juga versi beta Android dirilis untuk publik.

Pada tanggal 23 September 2008, versi pertama yang dirilis secara komersil dirilis dan saat itu hanya bernama Android 1.0. Fitur-fitur yang diberikan juga hanya fitur-fitur dasar seperti Android Market, penjelajah web, kamera, sistem folder, akses e-mail, sinkronisasi Google, aplikasi-aplikasi Google, Youtube, Voice Dialer, status bar dengan notifikasi, serta fitur-fitur ponsel lainnya seperti telpon dan SMS/MMS. Pada 9 Februari satu tahun kemudian, Android 1.1 terkenal dengan nama julukan “Petit Four” dirilis demi menyelesaikan masalah bug yang terjadi pada versi sebelumnya. Fitur tambahan adalah timeout layar yang lebih lama saat menggunakan speakerphone dan kemampuan untuk menyimpan lampiran pada pesan.

Versi 1.5 dirilis pada tahun yang sama dengan versi 1.1. Versi 1.5 yang dikenal dengan nama “Cupcake” memperkenalkan nama versi yang selanjutnya digunakan terus-menerus untuk mengidentifikasi nomor versinya. Cupcake menambahkan fitur-fitur seperti rotasi otomatis dan fitur salin-tempel pada penjelajah web. Versi 1.6 yang bernama “Donut” dirilis beberapa bulan setelah Cupcake dirilis, tepatnya pada 15 September 2009. Fitur tambahan pada Donut yang paling berkesan mungkin adalah sistem pemilihan banyak foto untuk dihapus dan sokongan untuk resolusi layar WVGA.

Sejarah Android terus bergulir hingga sekarang dengan rilisnya versi-versi baru yang terus dikembangkan:

  • Android 2.0 (Eclair) dirilis pada 26 Oktober 2009, dilanjutkan dengan 2.0.1 dan 2.1 dengan nama yang sama pada 3 Desember 2009 dan 12 Januari 2010.
  • Android 2.2 hingga 2.2.3 bernama Froyo dan dirilis pada 20 May 2010.
  •  Android 2.3 hingga 2.3.2 dengan nama Gingerbread dirilis pada 6 December 2010 dan disempurnakan dengan 2.3.3 hingga 2.3.7 pada 9 Februari 2011.
  •  Honeycomb yang merupakan Android 3.0 dirilis sebagai android yang hanya bisa digunakan untuk tablet pada 22 Februari 2011.
  •  Android 4.0 sampai 4.0.2 yang bernama Ice Cream Sandwich dirilis pada 18 Oktober 2011 dan disempurnakan lewat Android 4.0.3 dan 4.0.4 pada 16 Desember 2011 dan 29 Maret 2012.
  •  Android 4.1 dengan codename Jelly Bean rilis pada 9 Juli 2012 dan disempurnakan dengan Android 4.2 dan 4.3 yang masing-masing dirilis pada 13 November 2012 dan 24 Juli 2013.
  •  Android 4.4 yang awalnya bernama Key Lime Pie berganti nama menjadi KitKat dan dirilis pada 31 Oktober 2013
  • Android 5.0 dengan nama Lollipop akan dirilis pada 3 November 2014.

Demikian tadi artikel singkat yang membahas mengenai sejarah awal munculnya android dan perkembangannya dari pertama kali diciptakan hingga sampai saat ini. Semoga penjelasan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua mengenai sejarah smartphone android yang menuai sukses ini. Baca juga artikel menarik lainnya hanya di Kumpulan Sejarah.

Baca Juga :